Jimmy: Bryan, what are you going?
Bryan : I am going to take in true tomorrow.
Jimmy: Really? It is round good, where are you going?
Bryan : I'm with my family was going to Bandung.
Jimmy: Ok,dont't forget fex give me ame dad.
Bryan : Ok friend.
Minggu, 25 Maret 2012
Direct - Indirect
Statement
A.Dito said "I'm going to swimming pool tomorrow day."
B.Dito said that he was going to swimming pool he in that day.
Questions
A.Rizky said are you smoking?
Rizky asked me if a smoking?
B. Bryan said James are you stupid?
Bryan asked James if he was stupid?
A.Dito said "I'm going to swimming pool tomorrow day."
B.Dito said that he was going to swimming pool he in that day.
Questions
A.Rizky said are you smoking?
Rizky asked me if a smoking?
B. Bryan said James are you stupid?
Bryan asked James if he was stupid?
Kamis, 15 Maret 2012
Tugas Bahasa Inggris Active-Passive
Change These Active Sentence Into Passive
6. The manager should sign the contracts today
Answer: The contracts were should signed by the manager.
Change These Passive Sentence Into Active
3. That note wasn't written by me
Answer: I do not write this note.
6. The manager should sign the contracts today
Answer: The contracts were should signed by the manager.
Change These Passive Sentence Into Active
3. That note wasn't written by me
Answer: I do not write this note.
My Daily Activity
Hello!! First, let me introduce myself, my name is Aldy. My age 18 years old. I come from Medan. Now im living in Bekasi at Uncle's house. I'm studying at Gunadarma University. Every monday, tuesday and friday i had class and every tuesday,wednesday and friday i had laboratory class schedule. Usually tuesday, wednesday and friday i'm free class. I like studying at Gunadarma University.
At Gunadarma University i follow some exercises like BEM( Executive Body Of Student), Prayer Meeting Gunadarma and Snap Photography Gunadarma. Beside I also follow exercises out of collage like swim with my friend, play basketball with my team, futsal, billyard and fishing. Every wednesday I always follow Breaktrough Prayer Center from Prayer Meeting Gunadarma at Depok Mall with my friends started from 5 o'clock until 9 o'clock and I always arrive at home 10 o'clock. That's all about my daily activity.
At Gunadarma University i follow some exercises like BEM( Executive Body Of Student), Prayer Meeting Gunadarma and Snap Photography Gunadarma. Beside I also follow exercises out of collage like swim with my friend, play basketball with my team, futsal, billyard and fishing. Every wednesday I always follow Breaktrough Prayer Center from Prayer Meeting Gunadarma at Depok Mall with my friends started from 5 o'clock until 9 o'clock and I always arrive at home 10 o'clock. That's all about my daily activity.
Jumat, 06 Januari 2012
Tugas IBD "Bila Kita Menjadi Guru di Pelosok Nusantara" :D
Kondisi Geografis Kabupaten Asmat (Papua)
Batas Wilayah :
Utara Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Yahukimo
Selatan Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Mappi
Barat Kabupaten Mimika
Timur Laut Arafuru dan Kabupaten Mimika
Selatan Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Mappi
Barat Kabupaten Mimika
Timur Laut Arafuru dan Kabupaten Mimika
Kabupaten Asmat didirikan pada tahun 2002 dengan berdasarkan pada Undang-Undang No. 26 Tahun 2002 Tentang Pembentukan Kabupaten Asmat, dengan beribukota di Distrik Agats. Letak geografis Kabupaten Asmat pada 4-7 Lintang Selatan (LS) dan 137-141 Bujur Timur (BT). Secara keseluruhan Kabupaten Asmat terbagi menjadi beberapa wilayah yang meliputi tujuh distrik, yaitu : Agats, Atsy, Pantai Kasuari, Sawaerma, Suator, Akat, dan Fayit. Walaupun masih baru berdiri, tetapi Kabupaten Asmat dalam hal budaya sudah lama dikenal dunia. Keterampilan mereka dalam membuat ukiran dan berbagai kebudayaan lain yang unik dalam kesenian yang telah menjadikan suku asmat begitu dikenal.
Wilayah Asmat berbatasan langsung dengan Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Yahukimo di sebelah Utara, Kabupaten Mappi dan Laut Arafuru di sebelah Selatan, Kabupaten Mimika dan Laut Arafuru di sebelah Barat, serta Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Mappi di sebelah Timur. Kabupaten yang luasnya 23.746 km2 ini memiliki karakteristik wilayah yang unik. Kaki Pegunungan Jayawijaya tampak membentengi sebagian daerah yang dahulu termasuk wilayah kabupaten Merauke ini. Di sisi lain, Laut Arafuru terbentang sepanjang garis pantai Asmat. Semua wilayah tersebut dipayungi oleh hijaunya hutan rimba tropis.
Keunikan yang lainnya adalah wilayah Kota Agats yang berdiri di atas tanah gambut. Kota Agats tidak memiliki jalan raya dan jalan dibangun di atas papan selebar trotoar. Untuk menjangkau distrik lain, masyarakat biasanya menggunakan canoe atau speed boat dengan biaya sewa yang cukup mahal. Masyarakat Asmat hanya mengandalkan air hujan sebagai sumber air untuk keperluan sehari-hari. Karena wilayahnya yang berbatasan dengan Laut Arafuru dan dikelilingi kaki pegunungan Jayawijaya, membuat Kabupaten Asmat hanya bisa dijangkau oleh transportasi air dan udara saja. Jalur tercepat mencapai Asmat adalah dengan menggunakan pesawat. Akan tetapi penerbangan ke Asmat sangat bergantung pada kondisi cuaca. Penerbangan ke Asmat (Bandara Ewer) dapat ditempuh dari Merauke atau Timika dengan pesawat Twin Otter Merpati. Sesampainya di Bandara Ewer, perjalanan dilanjutkan melalui laut menggunakan speed boat sekitar 20 menit ke Agats. Jalur alternatif lainnya dengan menggunakan speed boat selama empat jam (dari Timika), atau dengan kapal selama 36 jam (dari Merauke). Jalur alternatif inilah yang sering dipakai oleh tim auditor BPK yang melakukan pemeriksaan di Kabupaten Asmat karena ketidakpastian jalur udara.
Seni pahatan Asmat yang sudah dikenal dunia dan ukir-ukiran kayunya yang khas telah mengangkat nama Asmat. Masyarakat Asmat secara turun temurun memang menekuni seni yang dulunya digunakan sebagai pelengkap upacara saja. Berbeda dengan penduduk Papua pedalaman yang makanan utamanya umbi umbian, makanan pokok orang asmat adalah sagu. Sagu memang banyak tersebar di hutan di daerah ini. Ketergantungan suku asmat pada hutan terlihat dari kehidupan sehari-harinya yang memang menggunakan bahan-bahan dari hutan, seperti sagu, kayu besi untuk bahan bangunan, perahu, dan media memahat. Sebenarnya, hutan tidak sekedar menghasilkan kayu semata tetapi juga menghasilkan hasil hutan non kayu seperti gaharu, kemiri, damar dan rotan.
Sektor lain yang cukup berpotensi, yakni perikanan. Dari 23 distrik di Kabupaten Asmat pada masa sebelum pemekaran, hanya tujuh distrik yang berbatasan langsung dengan Laut Arafuru. Selanjutnya, setelah pemekaran, lima distrik di tepi Laut Arafuru menjadi wilayah Kabupaten Asmat. Ini merupakan peluang emas untuk mengembangkan sektor perikanan. Produksi perikanan yang dihasilkan seperti ikan kakap, cucut, kepiting, udang, teripang, dan cumi-cumi. Potensinya cukup melimpah mengingat Laut Arafuru merupakan salah satu wilayah penangkapan ikan di Indonesia. Dari banyak jenis ikan tersebut diperkirakan hasilnya mencapai 86.438 ton, dan senilai Rp. 264,09 miliar.
Jumlah ini bisa dihasilkan karena merupakan effect positif dari banyaknya keluarga nelayan pada Kabupaten Asmat. Sebanyak 5.284 keluarga disana adalah nelayan penuh. Selain itu dukungan 2.034 perahu tanpa mesin dan 37 unit perahu temple, serta 5 unit perahu motor dengan mesin semakin menambah jumlah hasil petani ikan dan nelayan tersebut. Selain bidang perikanan, Kabupaten Asmat juga mempunyai potensi yang cukup besar di bidang perkebunan, perhutanan, dan peternakan. Bidang perkebunan di Kabupaten Asmat banyak didominasi oleh perkebunan kelapa yang mencapai hampir 94,06% atau 95 Ha, dan sisanya adalah Kakao sebanyak 6 Ha. Daerah perkebunan terbesar terdapat di distrik Sawa Erna dengan produksi mencapai 33.500 kg dari total 50.300 kg pada tahun 2003. Sedangkan untuk sektor peternakan, populasi ternak babi pada Kabupaten Asmat mencapai 1.931 ekor dan kambing 259 ekor pada tahun 2005. Selain itu terdapat juga budidaya unggas berupa itik dan ayam buras yang mencapai 278 ekor pada tahun yang sama.
Dalam pelaksanaan pemeriksaan audit di Kabupaten Asmat, Auditor BPK mengalami beberapa hambatan dalam melaksanakan tugas. Hambatan-hambatan tersebut meliputi : Kondisi alam yang ektrim dan beragam, listrik yang hanya menyala normal 6 jam setiap hari (mulai pukul 18.00 sampai 24.00), transportasi yang sulit, komunikasi selluler yang tidak baik, tidak ada mesin fax di Kantor Kabupaten, serta sumber air bersih hanya dari tadah hujan.
Sumber: http://jayapura.bpk.go.id/web/?page_id=1008Suku Yang Berada di Kabupaten Asmat
- Suku Unisirau
- Suku Bisman
- Suku Kaimao
- Suku Safa
- Suku Braza
- Suku Jeorat
- Suku Bisman
- Suku Kaimao
- Suku Safa
- Suku Braza
- Suku Jeorat
Kebiasaan Sehari-hari Penduduk Kabupaten Asmat (Suku Asmat)
Suku asmat adalah sebuah suku di papua. suku asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik. populasi suku asmat terbagi dua yaitu mereka yang tinggal di pesisir pantai dan mereka yang tinggal di bagian pedalaman. kedua populasi ini saling berbada satu sama lain dalam hal cara hidup,sturktur sosial dan ritual.populasi pesisir pantai selanjutnya terbagi kedalam dua bagian yaitu suku bisman yang berada di antara sungai sinesty dan sungai nin serta suku simai.
Ada banyak pertentangan di antara desa asmat. yang paling mengerikan adalah cara yang dipakai suku asmat membunuh musuhnya. ketika musuh bunuh, mayatnya dibawa kekampung, kemudian dipotong dan dibagikan kepada seluruh penduduk untuk memakan bersama. mereka menyanyikan lagu kematian dan memenggal kepalanya. otaknya dibunngkus daun sago dan dipanggang kemudian dimakan.
sekarang biasanya di satu kampung dihuni kira-kira 100 sampai 1000 orang. setiap kampung punya satu rumah bujang dan banyak rumah keluarga. rumah bujang dipakai untuk upacara adat dan upacara keagamaan. rumah keluarga dihuni oleh dua sampai tiga keluarga, yang mempunyai kamar mandi dan dapur sendiri.
suku asmat meiliki cara yang sangat sederhana untukmerias diri mereka. mereka hanya membutuhkan tanah merah untuk menghasilkan warna merah. untuk menghasilkan warna putih mereka membuatnya dari kulit kerang yang sudah dihaluskan. sedangkan warnah hitam mereka hasilkan dari arang kayu yang dihaluskan. cara menggunakan pun cukup simpel, hanya dengan mencampur bahan tersebut dengan sedikit air, pewarna itu sudah bisa digunkan untuk mewarnai tubuh.
selain budaya, penduduk kampung syuru juga amat piawai membuat ukiran seperti suku asmat umumnya.
ukiran bagi suku asmat bisa menjadi penghubung antara kehidupan masa kini dengan kehidupan leluhur. di setiap ukiran bersemayam citra dan penghargaan atas nenek moyang mereka yang sarat dengan kebesaran suku asmat.
patung dan ukiran umumnya mereka buat tanpa sketsa. bagi suku asmat kala menukir patung adlah saat di mana mereka berkomunikasi dengan leluhur yag ada di alam lain. itu dimungkinkan karena mereka mengenal tiga konsep dunia: Amat ow capinmi (alam kehidupan sekarang), Dampu ow campinmi (alam pesinggahan roh yang sudah meninggal), dan Safar (surga).
percaya sebelum memasuki dusurga< arwah orang sudah meninggal akan mengganggu manusia. gangguan bisa berupa penyakit, bencana bahkan peperangan. Maka, demi menyelamatkan manusia serta menebus arwah, mereka yang masih hidup membuat patung dan mengelar pesta seperti pesta patung bis (Bioskokombi), pesta topeng, pesta perahu, dan pesta ulat ulat sagu.
konon patung bis adalah bentuk patung yang paling sakral. namun kini membuat patung bagi suku asmat tidak sekadar memenuhi panggilan tradisi. sebab hasil ukiran itu juga mereka jual kepada orang asing di saat pesta ukiran. mereka tahu hasil ukiran tangan dihargai tinggi antara Rp. 100 ribu hingga jutaan rupiah diluar papua.
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1893522-suku-asmat/Mata Pencaharian Suku Asmat
Kebiasaan bertahan hidup dan mencari makan antara suku yang satu dengan suku yang lainnya di wilayah Distrik Citak-Mitak ternyata hampir sama. suku asmat darat, suku citak dan suku mitak mempunyai kebiasaan sehari-hari dalam mencari nafkah adalah berburu binatang hutan separti, ular, kasuari, burung, babi hutan, komodo dll. mereka juga selalu meramuh / menokok sagu sebagai makan pokok dan nelayan yakni mencari ikan dan udang untuk dimakan. kehidupan dari ketiga suku ini ternyata telah berubah.
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1893522-suku-asmat/
Rencana Kerja Selama Menjadi Guru di Kabupaten Asmat
Selama saya menjadi guru di kabupaten Asmat, saya akan mengajarkan mereka tentang hal yang belum mereka ketahui dan mengajarkan mereka tentang hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan seperti kebiasaan suku asmat yang suka membunuh musuh dan memakannya, saya akan memberi tahu kalo hal yang mereka lakukan tersebut salah dan tidak pantas untuk dilakukan. Suku Asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya. Dengan ini saya akan mengajarkan mereka cara berbisnis untuk meningkatkan perekonomian mereka yaitu dengan membuat ukiran yang bagus dengan bentuk yang unik dan dijual atau dipasarkan mulai dari daerah Asmat, Papua, Seluruh pelosok Nusantara bahkan mancanegara.
Cara saya mengajar mereka agar mereka bisa berubah seperti yang saya harapkan, saya akan menunjukkan video rekaman atau sumber terpercaya untuk diperlihatkan kepada mereka kalo hal yang mereka lakukan sudah benar atau tidak seperti membunuh musuh dan memakannya. Saya akan membawa rekaman berita Sumanto si pemakan manusia yang ditangkap akibat memakan manusia. Dengan rekaman seperti itu mereka dapat mengerti kalo mereka melakukan hal seperti itu mereka dapat dihukum atau diberi sanksi oleh negara atau pemerintah.
Hasil Yang Diharapkan Setelah Menjadi Guru di Kabupaten Asmat
Yang saya harapkan buat masyarakat kabupaten Asmat agar mereka tidak lagi melakukan hal yang tidak boleh dilakukan seperti membunuh musuh dan memakannya itu dan juga agar mereka bisa mengembangkan bisnis ukiran kayu mereka mulai dari kabupaten mereka sendiri hingga ke seluruh pelosok Nusantara bahkan Mancanegara dan untuk diri saya sendiri ini menjadi suatu pengalaman yang dapat membuat wawasan saya bertambah luas dan cara berinteraksi dengan orang atau suku yang baru pertama kali kita kenal.
Selasa, 08 November 2011
Mencoba Masakan Tanah Air
1. Sejarah Sop Konro
Sop Konro adalah Masakan khas daerah Makassar yang disajikan berupa sop berkuah maupun dibakar dengan bahan-bahan dasar seperti tulang rusuk sapi atau kerbau, dimasak atau dibakar dengan bumbu ketumbar, jintan, sereh, kaloa, bawang merah, bawang putih, garam, vitsin yang sudah dihaluskan.Sop Konro pada umumnya disajikan atau dimakan bersama nasi putih dan sambal. Jika anda berminat, anda bisa menikmati makanan ini disekitar Karebosi dan jalan Ratulangi. Sop Konro merupakan masakan sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif "kuat" akibat digunakannya ketumbar. Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah, akan tetapi kini terdapat variasi kering yang disebut "Konro bakar" yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro.
2. Resep dan Cara Pembuatan
Bahan:
1 kg iga sapi, potong-potong
2 ltr air
2 cm kayu manis
3 butir cengkeh
3 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam
2000 ml air
3 sdm minyak goreng untuk menumis
½ sdm garam
5 butir bawang merah, iris tipis
2 sdm air asam jawa
1 kg iga sapi, potong-potong
2 ltr air
2 cm kayu manis
3 butir cengkeh
3 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam
2000 ml air
3 sdm minyak goreng untuk menumis
½ sdm garam
5 butir bawang merah, iris tipis
2 sdm air asam jawa
Bumbu Halus :
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt merica bulat
½ sdt pala
2-3 buah lkuwek, ambil dagingnya
50 gr kacang merah direbus matang
1¼ sdm garam
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt merica bulat
½ sdt pala
2-3 buah lkuwek, ambil dagingnya
50 gr kacang merah direbus matang
1¼ sdm garam
Cara Pembuatan:
1. Rebus iga, kayumanis, cengkeh, daun salam, lengkuas, garam dan air asam Tumis bumbu halus dan bawang merah iris hingga harum.
2. Tuang tumisan bumbu ke dalam rebusan iga dan masak sampai bumbu meresap dan iga matang.
3. Sajikan panas dengan sambal dan air jeruk nipis.
3. Dokumentasi Sop Konro
Negara Perancis
Perancis adalah Negara teritori metropolitan nya yang terletak di Eropa Barat dan memiliki pulau dan teritori sebrang laut yang terletak di benua lain. Perancis metropolitan juga merupakan pemanjangan dari laut mediterania sampai selat Inggris dan laut Utara dan juga dari Rhine ke Samudera Atlantik. Orang sering menyebutnya “L Heksagon” karena teritorinya berbetuk geometris.
Perancis adalah Negara yang maju yang memiliki ekonomi terbesar kedelapan di dunia. Perancis juga Negara yang paling banyak dikunjungi di dunia dengan menerima 82 juta turis asing per tahun. Perancis juga salah satu Negara pendiri Uni Eropa yang mempunyai wilayah terbesar dari semua anggota. Perancis juga termasuk salah satu pendiri perserikatan bangsa-bangsa (PBB) dan anggota G8, Nato, dan Uni Latin dan juga merupakan salah satu lima anggota permanen Dewan keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan kekuatan nuklir yang besar yaitu 360 hulu ledak aktif dan 59 pembangkit listrik tenaga nuklir.
Perancis merupakan Negara republic semi presidensial uniter dengan tradisi demokratis. Parlemen Perancis adalah sebuah badan legislatif bikameral yang terdiri dari majelis nasional dan senat. Adapun politik Perancis ditandai olah 2 pengelompokan yang saling bertentangan yaitu sayap kiri dipusatkan di partai sosialis Perancis dan sayap kanan yang dipusatkan di Persatuan untuk gerakan rakyat (UMP)
Olahraga terkenal di Perancis meliputi sepak bola, cikal bakal dari rugby dan di beberapa wilayah, basket dan bola tangan. Perancis telah menyelenggarakan pertandingan seperti Piala Dunia FIFA 1930 dan 1998, dan Piala Dunia Persatuan Rugby 2007. Stade de France di Paris adalah stadion terbesar di Perancis dan tempat diadakannya final Piala Dunia FIFA 1998, dan menyelenggarakan final Piala Dunia Rugby 2007 pada Oktober 2007. Perancis juga mengadakan Tour de France tahunan, balap sepeda jalan paling terkenal di dunia. Perancis juga terkenal karena balap pertahanan mobil sport 24 Jam Le Mans yang diadakan di departemen Sarthe. Beberapa turnamen tenis besar dilakukan di Perancis, termasuk Paris Masters dan French Open, satu dari empat turnamen Grand Slam.
Perancis memiliki hubungan dekat dengan Olimpiade Modern; adalah aristokrat Perancis, Baron Pierre de Coubertin, yang menyarankan kebangkitan Olimpiade, di akhir abad ke-19. Setelah Athena mengadakan Olimpiade pertama, sesuai asal Olimpiade di Yunani, Paris mengadakan Olimpiade kedua tahun 1900. Paris juga tempat kantor pusat Komite Olimpiade Internasional pertama, sebelum dipindahkan ke Lausanne. Sejak Olimpiade 1900, Perancis telah menyelenggarakan Olimpiade sebanyak empat kali: Olimpiade Musim Panas 1924, di Paris dan tiga Olimpiade Musim Dingin (1924 di Chamonix, 1968 di Grenoble dan 1992 di Albertville).
Tim sepak bola nasional dan tim persatuan rugby nasional diberi nama "Les Bleus" karena warna kaus tim juga bendera tiga warna Perancis. Tim sepak bolanya dianggap sebagai yang terbaik di dunia dengan satu kemenangan Piala Dunia FIFA tahun 1998, satu peringkat kedua Piala Dunia FIFA tahun 2006, dan dua European Championship dalam 1984 dan 2000. Kompetisi klub sepak bola nasional teratas adalah Ligue 1. Rugby juga sangat populer, di Paris dan baratdaya Perancis. Tim rugby nasional telah bertanding setiap Piala Dunia Rugby, dan ikut dalam Kejuaraan Enam Negara tahunan. Setelah turnamen domestik tim rugby Perancis telah memenangkan enam belas Kejuaraan Enam Negara, termasuk delapan grand slam; dan mencapai semi-final dan final Piala Dunia Rugby.
Di Perancis terdapat bangunan – bangunan yang terkenal yang sering didatangi para turis dari berbagai mancanegara seperti Menara Eiffel yang sangat terkenal menjadi Ikon/Simbol dari Negara Perancis. Selain Menara Eiffel ada juga bangunan yang cukup terkenal di Perancis yaitu Arc de Triomphe yaitu Gapura kemenangan. Selain Menara Eiffel dan Arc de Triomphe ada juga bangunan yang cukup dikenal di Perancis yaitu Istana Versailles yang taman nya termasuk taman yang paling indah di dunia.
Setiap Negara pasti memiliki masakan yang khas, termasuk juga Perancis. Perancis memiliki masakan yang khas seperti Foie Gras yang bahan nya terbuat dari hati angsa. Selain itu ada juga masakan Perancis yang khas yaitu Filet Mignon menggunakan porc atau daging babi yang dibumbui dengan moutarde yaitu sejenis bumbu khas Perancis yang cara masak nya sama seperti memasak rendang. Ada juga masakan Perancis yang berbahan daging lain nya seperti Chavelen yang terbuat dari daging kuda, Monsieur de veau yang terbuat dari daging lembu muda dan ada juga makanan Perancis yang bahan utamanya menggunakan keong yaitu Escargot de France. Selain daging Perancis juga memiliki makanan khas yang berbentuk cake, dan roti. Cake yang khas di Perancis adalah Cheesecake yang umum di manapun tetapi yang membuat khas adalah keju khas Perancis yaitu keju Neufchatel. Roti khas Perancis juga sepertinya tidak kalah menggiurkan seperti Brioche yaitu roti sejenis cupcake dengan taburan gula di atas permukaan nya, Baguette si roti panjang yang renyah dengan tekstur lembut di dalam dan juga Ray bread yaitu roti berbahan dasar gandum yang memakai zat pengasam dalam proses pembuatanya.
Langganan:
Postingan (Atom)


